Kalimat bahasa Jepang yang berguna untuk wisatawan Muslim
Terakhir diperiksa: 4 Nov 2026
Banyak staf restoran dan toko di Jepang senang membantu, tetapi tidak semua bisa berbahasa Inggris. Anda bisa menunjukkan kalimat ini di ponsel atau membacanya. Setiap kalimat disertai tulisan Jepang dan cara membacanya.
Di restoran atau toko
Saya Muslim. Saya tidak bisa makan babi dan alkohol.
私はムスリムです。豚肉とお酒が食べられません。
Watashi wa musurimu desu. Butaniku to osake ga taberaremasen.
Apakah ini mengandung babi?
これに豚肉は入っていますか?
Kore ni butaniku wa haitte imasu ka?
Apakah ini memakai sake atau mirin?
お酒やみりんは使っていますか?
Osake ya mirin wa tsukatte imasu ka?
Apakah ada masakan tanpa babi dan alkohol?
豚肉とお酒を使わない料理はありますか?
Butaniku to osake o tsukawanai ryōri wa arimasu ka?
Apakah ada restoran halal di dekat sini?
ハラールのお店はこの近くにありますか?
Harāru no omise wa kono chikaku ni arimasu ka?
Apakah ada ruang salat?
礼拝室(お祈りの部屋)はありますか?
Reihaishitsu (oinori no heya) wa arimasu ka?
Bolehkah saya salat sebentar di tempat yang tenang?
少しの間、静かな場所でお祈りをしてもいいですか?
Sukoshi no aida, shizuka na basho de oinori o shite mo ii desu ka?
Apakah ada masjid di dekat sini?
この近くにモスクはありますか?
Kono chikaku ni mosuku wa arimasu ka?
Bolehkah saya melihat daftar bahannya?
原材料を見せてもらえますか?
Genzairyō o misete moraemasu ka?
Terima kasih banyak.
ありがとうございます。
Arigatō gozaimasu.
Tips
- Menunjukkan tulisan Jepang di layar sering lebih berhasil daripada mengucapkannya.
- "Osake" (お酒) berarti minuman beralkohol secara umum, bukan hanya sake Jepang.
- Mirin dipakai di banyak saus, jadi sebaiknya tanyakan dengan menyebut namanya.
- Senyum dan ucapan "arigatō gozaimasu" sangat membantu.
Untuk membaca label makanan sendiri, lihat Membaca label makanan di Jepang.